Modul Program Sertifikat
PROGRAM SERTIFIKAT
- Mahasiswa berhak memperoleh sertifikat jika telah menyelesaikan 30 SKS (1 mata kuliah = 2 SKS).
- Pihak kampus menawarkan 3 modul untuk program sertifikat. Masing-masing modul terdiri dari 40 SKS
(mahasiswa sertifikat boleh memilih). - Mata kuliah yang berkelanjutan (misal Bahasa Yunani 1,2,3) wajib diambil secara berurutan.
Mahasiswa tidak diperkenankan mengambil yang kedua apabila tidak mengambil yang pertama.
MODUL A
Semester 1
Mata kuliah ini berusaha untuk mencakup pemahaman mendasar tentang dunia Perjanjian Lama yang meliputi pembahasan sekitar hubungan dan pengaruh dunia Timur Dekat Kuno bagi keberadaan bangsa Israel (dari sisi historis maupun teologis), transmisi, penerjemahan dan kanonisasi Perjanjian Lama. Selain itu juga akan membahas kitab-kitab lain dalam PL dan benang merah yang mengikat masing-masing kitab, serta nilai penting PL bagi kekristenan
Mata kuliah ini mempelajari latar belakang historis Perjanjian Baru yang mencakup politik, ekonomi budaya dan religius. Di kelas ini akan diperkenalkan juga beberapa literatur kuno yang mempengaruhi penafsiran Perjanjian Baru, seluk beluk Yudaisme, Bait Allah kedua dan situasi kekristenan awal serta proses kanonisasi Perjanjian Baru.
Kelas ini menyediakan sebuah perspektif Kristiani tentang natur bahasa sebagai alat komunikasi. Sejarah dan fungsi Bahasa Indonesia juga akan dibahas sebelum mahasiswa belajar tentang tata bahasa yang baku, ejaan yang benar, dan komposisi. Tujuan dari kelas ini adalah menolong mahasiswa untuk menulis dengan benar dan menarik, baik tulisan populer maupun akademis.
Kelas ini menyediakan sebuah perspektif Kristiani tentang natur bahasa sebagai alat komunikasi. Mahasiswa akan mempelajari jenis kata, tenses, dan jenis kalimat selain mempelajari sejarah dan fungsi Bahasa Inggris, agar di kemudian hari mahasiswa dapat membaca Alkitab versi English Standard Version dan memahami tulisan-tulisan teologis berbahasa Inggris yang tidak terlalu teknis.
Mata kuliah ini mempelajari sejarah rumpun bahasa Semit, alfabet Ibrani, tanda baca, vokal, kata benda, artikel, kata depan, kata sifat, dan menghafalkan beberapa kosakata bahasa Ibrani.
Mata kuliah ini mengenalkan sejarah perkembangan Bahasa Yunani Koine, alfabet dan tanda baca. Lalu mempelajari dasar-dasar kata benda deklensi 1 & 2, artikel, kata sambung, dasar-dasar kata depan, dasar-dasar kata sifat, dan kata kerja indikatif. Mahasiswa diharapkan mampu menghafal kosa kata yang muncul lebih dari 120 kali, menguasai diagram tata bahasa sederhana, dan menerjemahkan kalimat-kalimat sederhana dalam Perjanjian Baru. |
Mata kuliah ini mempelajari tentang definisi teologi, beragam cabang teologi, bagian-bagian dari teologi sistematika serta nilai pentingnya. Selanjutnya akan dibahas juga mengenai karakteristik teologi yang benar, teologi dan spiritualitas, peranan dan sifat Alkitab, kanonisasi, ketidakbersalahan Alkitab.
Mata kuliah ini mempelajari tentang natur manusia sebagai makhluk rasional, yang mencakup keterkaitan antara logika dengan kebenaran dan iman, hukum logika, ragam jenis, elemen dasar dalam berlogika, premis dan silogisme, kesalahan-kesalahan dalam berlogika, penyusunan argumentasi yang solid dan benar.
Mata kuliah ini mempelajari tentang Pemuridan yang mencakup definisi, alasan, manfaatnya dan bagaimana menggerakkan pemuridan secara intensional dan strategis di dalam gereja atau institusi.
Mata kuliah ini mempelajari dasar negara Indonesia–Pancasila melalui perspektif Kristiani, memberi pemahaman ragam teori hubungan negara dan gereja, berbagai isu dalam bidang politik, hak asasi manusia, perang, kebebasan religius dan keadilan sosial. Secara khusus pengajaran akan difokuskan pada sejarah perumusan Pancasila, penguraian setiap sila, serta kontribusi gereja bagi setiap sila tersebut.
Semester 2
Mata kuliah ini mempelajari kitab Kejadian hingga Ulangan dengan menitikberatkan pada pemahaman tentang keunikan, tema, teologi, dan tujuan kitab-kitab tersebut. Pembelajaran akan ditekankan pada cara penulis Pentateukh mencapai tujuan penulisannya. Selain itu mahasiswa akan diperkenalkan pada beragam studi kritis terhadap kitab-kitab tersebut, utamanya Kritik Sumber (source criticism)
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Pengantar Perjanjian Lama
Mata kuliah ini mempelajari kitab Matius hingga Yohanes yang mencakup pemahaman tentang genre kitab, berbagai pendekatan/kritik yang muncul, teologi dan karakteristik masing-masing kitab serta kredibilitas historisnya.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Pengantar Perjanjian Baru.
Sebagai lanjutan, mata kuliah ini akan berfokus pada pembahasan untuk membedakan kata sifat, kata keterangan, participle, parsing kalimat sehingga menolong mahasiswa dalam membaca dan memahami buku-buku pegangan yang berbahasa Inggris. Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Bahasa Inggris 1. |
Mata kuliah ini mempelajari kata kerja serta berbagai jenisnya, kata dasar (stem), perubahan vokal, pronomina, dan menghafalkan sejumlah kosakata bahasa Ibrani.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Bahasa Ibrani 1
Mata kuliah ini mengenalkan morfologi kata benda deklensi 3, pendalaman sintaks kata benda, pendalaman kata depan, kata sifat komparatif dan superlatif, kata ganti orang, kata ganti milik dan kata ganti penunjuk, pembedaan antara tense dan aspek kata kerja, kata kerja imperatif dan subjunktif. Mahasiswa diharapkan mampu menghafal kosa kata yang muncul lebih dari 50 kali, menguasai diagram tata bahasa yang lebih kompleks, dan mengerti beragam opsi penerjemahan dan memilih opsi yang lebih tepat.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Bahasa Yunani 1
Mata kuliah ini mempelajari tentang nilai penting penelitian, beragam jenis penelitian, tahapan-tahapan penelitian, pengumpulan dan pengolahan data. Agar mahasiswa dapat menyusun penelitiannya sendiri dengan baik dan bertanggung jawab.
Mata kuliah ini mempelajari sejarah perkembangan dan tokoh-tokoh penting dalam perkembangan Teologi Reformed, karakteristik teologi Reformed, serta ordo salutis. Secara khusus juga akan membahas latar belakang, kemunculan, isi kredo dan katekismus Reformed.
Mata kuliah ini mempelajari tentang definisi, isu-isu domain mengenai kebenaran, langkah-langkah analisa teks (mulai dari analisa konteks, kosakata, tata bahasa, historis, hingga analisa teologis), demi menemukan makna teks dan penafsiran yang bertanggung jawab
Mata kuliah ini mempelajari peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah kekristenan, tokoh-tokoh besar yang terlibat di dalamnya dan perkembangan ide utama di setiap zaman sehingga mahasiswa mengetahui kontribusi kekristenan bagi budaya dan sejarah secara umum mulai abad permulaan hingga sekarang.
Mata kuliah ini mempelajari tentang Apologetika yang mencakup definisi, nilai penting (bagi pertumbuhan iman dan penginjilan), sejarah, sikap dalam berapologetika, logika dan epistemologi, metode, taktik praktis dan wawasan dunia. |
MODUL B
Semester 3
Mata kuliah ini mempelajari kelanjutan kitab Pentateukh. Hal-hal yang akan ditekankan adalah kontinuitas tema Pentateukh dan cara kerja Allah dalam menggenapi janji-Nya melalui kitab-kitab sejarah. Pembahasan inti adalah kisah penaklukan Kanaan, sistem monarki Israel, perpecahan monarki, pembuangan serta kembalinya bangsa Israel dari pembuangan.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Tafsir PL 1
Mata kuliah ini mempelajari kitab-kitab yang merupakan tulisan Paulus dengan penekanan pada otentisitas, pentarikhan, tinjauan umum seluruh kitab. Selain itu juga akan dibahas tentang rekonstruksi figur Paulus, perjalanan misi Paulus, berbagai isu yang dihadapi dalam konteks Yudaisme Bait Allah kedua, serta relasi Paulus dan Yesus.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Tafsir PB 1
Mata kuliah ini akan berusaha mengkristalisasi pemahaman Bahasa Ibrani yang telah dipelajari dalam 2 mata kuliah sebelumnya, memastikan mahasiswa memahami kata maupun kalimat Ibrani secara umum dan yang sering muncul dalam Alkitab untuk kegunaan penafsiran.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Bahasa Ibrani 2.
Mata kuliah ini menguraikan kata ganti tanya, kata ganti tidak tentu, dan kata ganti penghubung, kata kerja optatif, partisip, dan infinitif. Mahasiswa diharapkan mampu menghafal kosa kata yang muncul lebih dari 10 kali dan menganalisa teks-teks Alkitab yang lebih kompleks dan sering diperdebatkan.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Bahasa Yunani 2.
Mata kuliah ini mempelajari prinsip-prinsip penafsiran khusus yang sesuai dengan genre Alkitab : narasi, hukum, hikmat, puisi, tulisan para nabi, injil sinoptik, perumpamaan, surat kiriman, apokaliptik.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Hermeneutika 1.
Mata kuliah ini mempelajari tentang sumber-sumber, metode dan berbagai pandangan Etika Kristiani sehingga mahasiswa mampu membedakan standar moralitas menurut Alkitab.
Mata kuliah ini mempelajari sejarah masuknya Injil di Indonesia dan pergumulan kultural yang dihadapi. Akan dipaparkan juga mengenai perkembangan berbagai denominasi serta isu penting yang dihadapi gereja Indonesia (penganiayaan, rasisme, minoritas dll).
Mata kuliah ini mempelajari peranan khotbah bagi pertumbuhan jemaat, teologi khotbah, beragam jenis khotbah, prinsip khotbah ekspositori, elemen dasar khotbah dan pengantar khotbah yang berpusat pada Injil. Perhatian khusus akan diberikan dalam pembahasan tentang penampilan seorang pengkhotbah dan cara penyampaian khotbah.
Mata kuliah ini membahas perspektif Kristiani terhadap praktik-praktik, kebiasaan, keyakinan, ritual dan sistem-sistem kemasyarakatan terutama di Indonesia, supaya gereja dapat berkontribusi secara kontekstual.
Mata kuliah ini mempelajari tentang definisi ibadah (umum dan khusus), sentralitas ibadah, perspektif teologis (ibadah sebagai ketundukan, pelayanan dan penghormatan kepada Allah), karakteristik ibadah yang benar. Diperkaya oleh pembahasan tentang perkembangan liturgika Kristen dari masa ke masa, pengenalan simbol-simbol serta makna tiap elemen dalam ibadah.
Semester 4
Mata kuliah ini mempelajari tentang sejarah kemunculan nabi di PL (asal usul dan situasi kemunculan kenabian, fungsi dan tema pemberitaan para nabi) Selain itu juga akan diajarkan bagaimana membedakan nabi-nabi berdasarkan kronologi waktu, isi pemberitaan dan hubungannya dengan situasi (misalnya sebelum/setelah pembuangan, di kerajaan utara/selatan, nabi mana yang ada di pembuangan), jika memungkinkan akan dibahas satu kitab pendek nabi.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Tafsir PL 2.
Mata kuliah ini mempelajari kitab Wahyu dengan penekanan pada ragam metode penafsiran, ragam pandangan milenialisme, genre, struktur kitab, karakteristik, penekanan teologi, dan jika memungkinkan akan diajarkan contoh eksposisi dari beberapa pasal kitab Wahyu.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Tafsir PB 2.
Mata kuliah ini berfokus pada pengaplikasian prinsip-prinsip hermeneutika dan tata bahasa Ibrani (yang sudah dipelajari) secara lebih mendalam serta mengenalkan prinsip-prinsip kritik teks. Aplikasi difokuskan pada penerjemahan, penelusuran alur pemikiran, persoalan tekstual dan sintaks, yang akan dilatih melalui analisa pasal kitab Perjanjian Lama (misalnya Mazmur).
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Bahasa Ibrani 3.
Mata kuliah ini mengaplikasikan prinsip-prinsip hermeneutika dan tata bahasa Yunani yang sudah dipelajari secara lebih mendalam serta mengenalkan prinsip-prinsip kritik teks. Aplikasi difokuskan pada penerjemahan, penelusuran alur pemikiran, persoalan tekstual, persoalan sintaks, dan analisa latar belakang Surat Yudas.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Bahasa Yunani 3.
Mata kuliah ini mempelajari berbagai pendekatan atau kritik Alkitab yang muncul sejak abad ke-20 hingga sekarang: kritik sumber, kritik bentuk, kritik tradisi, kritik kanonik, kritik narasi, kritik sosial-ilmiah, kritik pasca kolonialisme, serta ragam pendekatan post modern.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Hermeneutika 2.
Mata kuliah ini mempelajari definisi kebenaran, hakikat epistemologi, perspektif kristiani, isu mengenai pembenaran dan pengetahuan, ragam jenis epistemologi, beban pembuktian, keterkaitan epistemologi dan keyakinan religius, fungsi emosi dan kebajikan dalam epistemologi.
Mata kuliah ini mempelajari tentang faktor-faktor yang mendorong terjadinya reformasi, keragaman teologi, praktek-praktek serta isu yang sering muncul. Selain itu juga mempelajari pergumulan gerakan ini dan perkembangannya di berbagai negara. Pembahasan akan secara khusus berfokus pada gerakan reformed oleh John Calvin dari Jenewa hingga meluas ke seluruh Eropa..
Sebagai kelanjutan, mata kuliah ini mempelajari tentang persiapan yang harus dilakukan dan penyampaian khotbah sesuai dengan genre Alkitab: berkhotbah dari narasi, hukum, hikmat, puisi, tulisan para nabi, injil sinoptik, perumpamaan, surat kiriman, apokaliptik.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Homiletika 1.
Mata kuliah ini mempelajari kepemimpinan yang berpusat pada Injil, tugas-tugas, kualitas esensial, strategi efektif, pengembangan diri pemimpin, regenerasi, penciptaan kultur gereja yang berpusat pada Injil.
Mata kuliah ini mempelajari teologi misi, sejarah, tokoh-tokoh, karakteristik misi yang benar, strategi lintas budaya, serta informasi kondisi ladang misi terkini.
MODUL C
Semester 5
Secara khusus, mata kuliah ini memperdalam pembahasan tentang khotbah yang berpusat pada Injil dan berbagai pendekatan yang relevan untuk generasi masa kini (milenial, gen Z, gen alpha).
Mata kuliah ini mempelajari hakikat manusia sebagai makhluk emosional. Selain itu akan membahas keterkaitan antara psikologi dan kesehatan rohani, ragam pandangan tentang hubungan psikologi dan kekristenan, ragam isu tentang psikologi (mis. neurosains, hipnoterapi, citra diri positif) serta mengenali gangguan kejiwaan umum
Mata kuliah ini mempelajari tentang definisi Injil dan penginjilan, sejarah perkembangan penginjilan, pondasi teologis, metode serta paradigma dan cara pemberitaan Injil yang relevan dan kontekstual. Selanjutnya akan dibahas tentang pelayanan setelah penginjilan (pemuridan, komunitas ibadah), bagaimana mengetahui dan menjawab keberatan-keberatan umum dalam penginjilan.
Mata kuliah ini mempelajari detail-detail yang berhubungan dengan kitab Kidung Agung, seperti penulis, tujuan penulisan, kanonisasi, tema, ragam cara menafsirkan, ragam sarana puisi yang dipakai dalam kitab ini, dll. Metode penafsiran tertentu akan dipakai untuk menafsirkan keseluruhan kitab.
Mata kuliah ini mempelajari sejarah Katekismus Heidelberg dari terbentuknya hingga masuk ke Indonesia, keunikan Katekismus Heidelberg, kekurangan Katekismus Heidelberg, dan beberapa isi yang penting dalam Katekismus Heidelberg.
Mata kuliah ini mempelajari cara penyampaian argumen yang persuasif, menganalisis cara berpikir orang lain, komunikasi verbal (mis. volume, penekanan, diksi, pengaturan poin), komunikasi non verbal (posisi dan gerakan tubuh, pandangan mata, jeda), seni mendengar untuk memahami serta cara menjawab
Mata kuliah ini akan mempelajari perspektif Alkitab tentang pelayanan pastoral, karakter, panggilan dan kelengkapan rohaniwan, tugas-tugas pastoral (berkhotbah, memimpin, menilik jemaat, memberikan konseling serta penerapan disiplin gereja).
Mata kuliah ini mengajarkan tentang dwi natur Yesus (manusia sejati dan Allah sejati), tentang ajaran-ajaran sesat seputar Kristologi, gelar-gelar Yesus, perendahan Kristus dan peranan Allah Roh Kudus di dalam inkarnasi Yesus.
Mata kuliah ini mempelajari definisi dan perkembangan studi Perjanjian Baru, beragam pendekatan yang telah dilakukan, tema-tema penting dan berbagai isu yang muncul dalam pembicaraan tentang teologi Perjanjian Baru.
Semester 6
Mata kuliah ini mempelajari pondasi teologis tentang konseling, elemen dasar, karakteristik konselor yang baik, aspek-aspek konseling (legal, etis, moral, dan multikultural), serta upaya untuk menerapkan konseling yang berpusat pada Injil. Beberapa isu umum (depresi, kemarahan, rasa bersalah, pengampunan, konflik, pelecehan seksual, citra diri, kedukaan, dll) turut dibahas dalam kuliah ini.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Psikologi Kristen
Mata kuliah ini mempelajari tentang definisi dan perkembangan studi Perjanjian Lama, beragam pendekatan yang telah dilakukan, tema-tema penting dan berbagai isu yang muncul dalam pembicaraan tentang teologi Perjanjian Lama.
Mata kuliah ini berfokus mempelajari latar belakang kitab Roma secara mendalam dengan penekanan pada tema teologis, sumber pemikiran Paulus, berbagai isu kontemporer seputar surat Roma dan analisa detail setiap ayat dalam kitab Roma.
Mata kuliah ini mempelajari latar belakang historis Perjanjian Baru secara mendalam melalui pembacaan langsung sumber-sumber utama (pseudepigrafa, LXX, naskah Laut Mati, tulisan Josephus, Philo, para rabi, para penulis Yunani Romawi Yunani kuno, dan berbagai hasil penelitian arkeologis dari sisi politik, ekonomi sosial, budaya dan religius.
Mata kuliah ini mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan Allah, seperti penyataan diri, sifat dan keterkaitan Allah dengan semua ciptaan. Pembahasan tentang doktrin tritunggal, kedaulatan Allah yg mutlak, dwi natur Kristus, penebusan Kristus serta karya Roh Kudus akan menjadi tema-tema lainnya yang menjadi bagian kelas ini.
Mata kuliah ini memberikan landasan teologis bagi pemahaman administrasi dan manajemen gereja, pengembangan gereja secara organisatoris (visi, misi, target, strategi, program, sistem pelaksanaan, monitoring, evaluasi). Beberapa elemen penting juga akan difokuskan, misalnya sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, administrasi di kantor gereja.
Mata kuliah ini mempelajari tentang definisi, landasan teologis, sejarah gerakan ekumenikal, isu-isu utama, kontroversi dan peluang bagi kesatuan gereja secara universal. Semua pemahaman ini akan ditinjau dari perspektif Reformed tentang gerakan ekumenikal.
Mata kuliah ini mempelajari sejarah perdebatan tentang keberadaan Allah, argumentasi positif tentang keberadaan Allah dan jawaban terhadap keberatan-keberatan dari pihak atheis.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Pengantar Apologetika dan Logika.
Mata kuliah ini mempelajari sejarah pluralisme religius dan tokoh-tokoh pentingnya, beragam teori tentang posisi kekristenan di tengah agama-agama, persoalan dan peluang dalam dialog antar umat beragama. Keunikan kekristenan dan pembelaan rasionalnya di tengah kemajemukan agama akan mendapat posisi penting dalam pembahasan.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Pengantar Apologetika dan Logika.
Mata kuliah ini mempelajari secara singkat tentang sejarah perkembangan Islam, doktrin-doktrin penting Islam, opini Islam terhadap kekristenan, keberatan-keberatan teologis dan pembelaan-pembelaan Kristen serta jalan masuk untuk upaya dialog.
Mata kuliah ini dapat diambil setelah menyelesaikan Pengantar Apologetika dan Logika.
